NARASI KAMPANYE PENYALONAN AHOK MENGGUNAKAN CLEAR LINE STYLE PADA PILKADA DKI JAKARTA 2017
Abstrak
Pilpres 2014 dengan kontestan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK memunculkan fenomena kampanye black campaign dan negative campaign. Di tengah panasnya situasi kampanye itu, Berakar Komunikasi Agency (BKA) memproduksi serial kampanye kreatif untuk mendukung penyalonan pasangan Jokowi-JK. Kampanye ini dinamai Kisah Blusukan Jokowi, yaitu kampanye visual menggunakan gaya gambar mirip komik Tintin atau dikenal dengan gaya clear line style. Narasinya ialah harapan akan adanya pemimpin ideal yang sifatnya mirip Tintin. Sifat Jokowi dinarasikan mirip Tintin, karena blusukan, santun, dan action oriented. Clear line style kembali digunakan BKA untuk mendukung penyalonan Basuki Tjahaya Purnama(Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Masalahnya, image politik Jokowi yang santun berbeda dengan Ahok yang meledak-ledak. Gaya komunikasi Ahok jelas berbeda dengan Tintin yang sopan. Terlebih lagi BKA juga menggunakan clear line style untuk mengampanyekan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui narasi kampanye penyalonan Ahok menggunakan clear line style pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Menggunakan metode kuanlitatif deskriptif, data primer diperoleh melalui wawancara mendalam oleh tiga informan yang menjadi founder dan tim keratif BKA. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa clear line style pada kampanye dukungan kepada Ahok, adalah “signature” dan “statement politik” dari BKA.
